Pernyataan Sikap Terkait Dinamika DPD KNPI Kabupaten Pangandaran
Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kecamatan Cigugur secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap
Zenzen
1 September 2026 · 2 min baca · 99 views
PANGANDARAN – Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kecamatan Cigugur secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap menanggapi gejolak dan dinamika kelembagaan yang tengah melanda Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Pangandaran belakangan ini.
Pengurus PK KNPI Kecamatan Cigugur, Zenzen, menyatakan bahwa situasi yang berkembang saat ini telah mencapai titik krusial yang memerlukan penanganan serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Polemik yang bermula dari mencuatnya isu personal Ketua DPD KNPI Pangandaran, Wahyu Hidayat, kini telah bergeser menjadi krisis kelembagaan yang serius di ruang publik akibat viralnya unggahan yang turut mencatut atribut resmi organisasi.
"Meskipun isu tersebut diklaim sebagai urusan pribadi yang sudah selesai, kami menilai dampaknya terlanjur memicu kegaduhan publik. Hal ini secara langsung telah mencederai marwah, etika publik, serta nama baik lembaga kepemudaan terbesar di Kabupaten Pangandaran," ujar Zenzen dalam keterangan persnya
Kondisi organisasi kian diperparah oleh gelombang ketidakpuasan internal. Mulai dari mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh SAPMA Pemuda Pancasila terkait mandeknya konsolidasi dan kemitraan dengan Pemerintah Daerah, hingga desakan langkah tegas dari PK KNPI Parigi. Zenzen menambahkan bahwa meski Ketua DPD telah menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi terkait kendala anggaran hibah daerah, perang narasi di ruang publik justru semakin memanas dan mengarah pada krisis keteladanan moral organisasi.
Melihat situasi yang kian terfragmentasi, PK KNPI Cigugur menegaskan momentum ini harus segera diredam agar tidak mengorbankan ruang gerak pembinaan pemuda di tingkat kecamatan yang selama ini menjadi ujung tombak gerakan. Untuk itu, PK KNPI Cigugur menyatakan sikap sebagai berikut,
1. Mendorong Dialog Internal, Mendesak seluruh elemen kepemudaan baik fungsionaris DPD, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang berhimpun, maupun seluruh Pengurus Kecamatan untuk menurunkan ego masing-masing dan segera membuka ruang dialog internal yang sehat, objektif, dan terbuka demi mengembalikan soliditas organisasi.
2. Meminta dengan tegas kepada Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kabupaten Pangandaran untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil sikap taktis serta nyata dalam merespons dinamika yang terjadi saat ini.
3. Menegaskan Peran Strategis MPI, Mengingatkan kembali bahwa MPI mempunyai peran yang sangat strategis sebagai wadah para tokoh senior untuk bisa mendiskusikan, memfasilitasi, dan duduk bersama dalam menyikapi dinamika kepemudaan. MPI harus hadir sebagai penengah yang mampu menjembatani komunikasi yang tersumbat, meredam benturan narasi, serta merumuskan keputusan organisatoris yang bijaksana demi menyelamatkan marwah dan masa depan KNPI Kabupaten Pangandaran.
"Kami berharap MPI dapat segera memanggil pihak-pihak terkait untuk duduk bersama dalam satu meja. Pemuda Pangandaran hari ini membutuhkan kepastian arah gerak organisasi, bukan tontonan konflik yang merugikan masa depan generasi muda," pungkas Zenzen.