Audiensi PMII STITNU Al-Farabi dengan Diskominfo Pangandaran
Soroti Kinerja, Ruang Digital, dan Akuntabilitas Publik di Tengah Keterbatasan Anggaran
Ihsanudin Mubarok
5 November 2026 · 2 min baca · 6 views

PANGANDARAN, 5 November 2026 — Dalam upaya menjaga ruang digital yang sehat dan memperkuat akuntabilitas publik, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STITNU Al-Farabi Pangandaran menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran pada Kamis (5/11/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Diskominfo Pangandaran ini diterima langsung oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) beserta jajaran Kepala Bidang.
Audiensi ini secara khusus menyoroti evaluasi kinerja Diskominfo Pangandaran dalam mengelola sistem informasi daerah, serta perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ekosistem ruang digital masyarakat. Diskusi berlangsung secara konstruktif, membahas berbagai tantangan, evaluasi, serta peluang pengembangan infrastruktur dan layanan digital di wilayah Pangandaran.
Wakil Ketua Bidang Eksternal PMII STITNU Al-Farabi Pangandaran, Ihsanudin Mubarok, menyampaikan sejumlah catatan penting dari hasil pertemuan tersebut, khususnya mengenai urgensi inovasi di tengah tantangan birokrasi dan pendanaan.
"Banyak hal krusial yang sebenarnya harus dikembangkan di Diskominfo, namun saat ini terkendala oleh keterbatasan anggaran," ungkap Ihsanudin Mubarok. "Padahal, Kominfo wajib untuk terus mengembangkan sistem digitalisasi. Digitalisasi ini bukan sekadar tren, melainkan solusi utama untuk mempermudah akses informasi ke masyarakat secara transparan dan akuntabel."
Melalui audiensi ini, PMII STITNU Al-Farabi berharap Diskominfo Kabupaten Pangandaran dapat terus mengoptimalkan sumber daya yang ada dan memprioritaskan program-program strategis. Sinergi antara pemerintah daerah dan elemen mahasiswa dinilai sangat penting untuk memastikan percepatan transformasi digital yang berdampak langsung pada kemudahan pelayanan publik di Pangandaran